RENTAL MOBIL SURABAYA

SEWA MOBIL SURABAYA - CITRA TRANS SURABAYA
0857 4928 7333
0822 3306 1555

Email: citratranssurabaya@gmail.com

Berita

Uang Recehan dan Kita

Uang recehan mungkin sering menjadi bagian dari keseharian kita, apalagi jika kita sering bertransaksi. Tapi sejauh mana kita sering menggenggam recehan? Dan apakah kita juga mau menerima recehan tersebut?

Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya sendiri menjumpai bermacam perilaku manusia yang berhadapan dengan koin logam ini. Misalnya ada yang secara mati-matian ingin kembalian uang recehnya diberikan (setelah melakukan transaksi pembelian) dan tidak ingin diberi permen, tapi kita juga menjumpai karakter orang yang merelakan uang recehnya (menolak) serta menganggapnya sebagai tips bagi penyedia jasa (atau penjual). Kita mungkin banyak melihat hal semacam ini di film-film, tapi dalam keseharian juga tak sedikit yang begini.

Masih berkaitan dengan koin, beberapa tahun lalu Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat pernah mendapati artikel berita seorang kondektur bus menabung dengan memanfaatkan tiang pegangan bus yang lubangnya cukup besar untuk dimasuki koin. Sedikit mengingat masa lalu, banyak dari kita yang sering menggunakan uang koin ini dalam keseharian; karena ada banyak hal di masyarakat yang bisa dibeli dengan nilai mata uang yang kecil. Tidak seperti sekarang, dimana banyak harga di pasaran mengalami kenaikan/penururunan yang pembulatannya dipermudah per-500-rupiah. Sebagai akibatnya, banyak yang tak sering-sering menggenggam uang koin seratusan atau dua ratusan rupiah.

Jika Anda biasa menggunakan jasa Sewa Rental Mobil Pregio di Surabaya, kemungkinannya Anda juga akan terlibat dengan recehan seperti ini. Bukan saat peminjaman karena nilai nominal penyewaannya (beserta uang makan sopir) ini tak menyentuh angka ratusan, namun bisa jadi pada saat pembelian BBM; terutama jika Anda membayarnya dengan uang tunai. Mengapa demikian? Karena Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya menyerahkan biaya pengeluaran BBMnya pada konsumen tamu penyewa. Sedangkan peraturannya: datang ke tamu penyewa dengan tangki penuh, maka pergi dari tamu penyewa (selesai penyewaan) pun tangki BBMnya juga diharapkan penuh. Dan saat penyewaan pun biasanya masih mengisi tangki BBM di jalan. Mereka yang tidak menggunakan alat pembayaran gesek dalam transaksi tersebut kemungkinan menerima kembalian recehan, karena jika kita mengisi tangki dengan kondisi 'penuh' bisa jadi berbeda dengan pengisian BBM biasanya yang membulatkan nominalnya ke ribuan terdekat. Beberapa pemilik motor menyukai angka 15-20ribu, kemungkinan pengendara mobil juga membeli BBM per seratus ribuan. Sedangkan pada hal lainnya, mungkin banyak di antara kita yang kemungkinannya menyimpan recehan tersebut untuk diberikan kepada pengamen atau 'polisi cepek' di jalan.

Berkaitan dengan recehan, Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya juga pernah menjumpai beberapa uang koin yang diselotip menjadi satu dalam kelipatan seribuan rupiah meski bukan berhubungan pada keseharian operasional rental mobil. Jika uang koin tersebut mempunyai nominal seribu atau lima ratus rupiah mungkin jarang terlihat diselotip, yang sering adalah koin seratusan dan dua ratusan rupiah. Hal ini mungkin dianggap berguna dalam lingkup keluarga atau toko-toko kecil, tapi biasanya lembaga finansial mempunyai alat penghitung koin disamping alat penghitung uang kertas juga.

Di sisi lain, Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya pernah menemukan berita dimana ada orang melakukan transaksi bernominal besar dengan uang receh yang lumayan banyak: http://otomotif.kompas.com/read/2014/05/18/1224040/Begini.Jadinya.kalau.Beli.Mobil.Pakai.Uang.Receh, dimana yang dibeli orang tersebut adalah mobil. Tak hanya di luar negeri saja, baru-baru ini ada orang yang membeli sebuah motor dengan uang receh: https://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-setiadi-kumpulkan-koin-rp-1000-hingga-puluhan-juta-demi-cbr.html. Terlepas dari bagaimana cara penghitungan uang tersebut (dari sumber lain disebutkan ada 6 pekerja yang menghitungnya), mungkin yang menjadi kekaguman banyak orang adalah tekad untuk menabung dan keseriusan tak akan diambil selama beberapa waktu. Sementara, dealer tersebut meski sedikit kerepotan pun tentu tak ingin kehilangan konsumennya. Berita ini pun berhasil jadi viral (yang mungkin juga secara tak terduga ikut mempromosikan dealer tersebut), meski cara ini agaknya kurang praktis bagi kebanyakan orang; jadi mungkin tidak akan diikuti oleh kebanyakan lainnya. Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya  juga menemukan tautan lain yang sedikit meringankan dalam perhitungan uangnya: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1390623077614849&set=a.466885099988656.112161.100000015115584&type=3. tapi mungkin masih lebih mending karena tak terlalu 'recehan', meski begitu ketepatan mesin penghitung uang sepertinya akan lebih membantu pekerjaan.

Hanya, kembali lagi akan dasar dari penggunaan dan penerbitan uang itu sendiri: sekecil apapun nominalnya tentunya itu adalah uang yang sah menurut undang-undang jika uang tersebut asli. Tinggal bagaimana pilihan kita kemudian: mau praktis atau sebaliknya. Cuma, selama ini memang tak ada konsumen Rental Mobil Surabaya yang membayar dengan uang receh. Jangan sampailah ya? ^_^
 
 
 
-------------------------------  
*keterangan gambar: recehan dari sebuah mata uang asing. sumber: publicdomainpic